Wabup Misharti Terima Laporan ZIS 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi BAZNAS

Bangkinang Kota, AuraKeadilan.com – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus penyerahan Laporan Tahunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Senin (13/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar, Purwadi, S.P., M.M., beserta seluruh jajaran pengurus. Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Misharti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Ia menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban keagamaan, melainkan instrumen strategis dalam menciptakan keadilan sosial.

“Zakat, infak, dan sedekah adalah energi sosial yang, apabila dikelola secara profesional dan transparan, akan menjadi kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat. Laporan tahunan ini merupakan bukti nyata komitmen kita terhadap transparansi dan tanggung jawab,” ujar Misharti.

Ia juga menjelaskan bahwa zakat merupakan kewajiban dalam rukun Islam dengan ketentuan nisab dan haul yang jelas serta diperuntukkan bagi delapan asnaf. Sementara itu, infak dan sedekah bersifat sukarela, tidak terikat waktu maupun jumlah, serta mencakup kebaikan dalam bentuk materi maupun non-materi.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kampar secara resmi menyerahkan laporan pengelolaan ZIS Tahun 2025 kepada Wakil Bupati. Laporan tersebut memuat rincian penerimaan dana dari masyarakat serta distribusinya kepada para mustahik di berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Misharti menilai transparansi laporan ini menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Ia juga mengapresiasi peningkatan penghimpunan ZIS pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain penyerahan laporan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan BAZNAS. Berbagai gagasan turut dibahas, mulai dari strategi peningkatan kesadaran masyarakat untuk berzakat hingga inovasi program penyaluran agar lebih tepat sasaran.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan dukungan ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen agar zakat benar-benar menjadi solusi dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Kabupaten Kampar,” tegasnya.

Menutup arahannya, Misharti berharap laporan tahunan ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS di masa mendatang, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk konsisten menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

“Alhamdulillah, penghimpunan ZIS tahun ini mengalami peningkatan. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin baik. Kita harapkan ke depan pengelolaannya semakin optimal, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” pungkasnya.(Adv)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *